Warga di sekitar lokasi memaparkan, yang pertama mengetahui keberadaan bayi tersebut adalah seorang pemulung pada Selasa (6/1/2008) pukul sekitar 05.00 WIB.
"Setelah isi plastik dikorek-korek ternyata berisi mayat bayi, lalu pemulung itu memberitahu warga. Selanjutnya warga melaporkannya ke Polsek Kartosuro," ujar Syafii, warga setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayi tersebut lahir secara normal, bukan melalui proses operasi. Belum bisa dipastikan akan dia meninggal secara wajar setelah dilahirkan atau karena dibunuh. Untuk mengetahui penyebab kematiannya harus dilakukan otopsi," ujar Nety.
Selanjutnya pukul 07.00 WIB petugas kepolisian membawa mayat bayi tersebut ke RS Moewardi, Solo, untuk diperiksa lebih rinci dan mendapatkan perawatan jenazah.
Penemuan bayi di pinggir jalan itu mendapatkan perhatian dari warga sekitar dan pengguna jalan yang lewat di daerah perbatasan Solo dengan Sukoharjo itu. Kemacetan tak terhindarkan karena jalan tersebut merupakan jalan tembus menuju Solo dan pada saat kepadatan lalu lintas pada jam berangkat kerja dan sekolah.
(mbr/nrl)











































