Sekjen PBB Akan Bertemu Menteri-menteri Arab Untuk Bahas Gaza

Sekjen PBB Akan Bertemu Menteri-menteri Arab Untuk Bahas Gaza

- detikNews
Senin, 05 Jan 2009 10:03 WIB
Sekjen PBB Akan Bertemu Menteri-menteri Arab Untuk Bahas Gaza
New York - Sekjen PBB Ban Ki-moon mendesak Dewan Keamanan PBB untuk cepat mencarikan solusi guna mengakhiri krisis di Gaza. Pemimpin badan dunia itu akan bertemu dengan para menteri Arab untuk membahas krisis tersebut.

Ban menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk menyatukan sikap. "Mengingat krusialnya saat bagi kita untuk mencapai gencatan senjata, saya mohon semua anggota komunitas internasional untuk menunjukkan kesatuan dan komitmen yang dibutuhkan untuk menghentikan krisis yang terus meningkat ini," cetus Ban.

Seruan ini disampaikan Ban sebab pada Sabtu, 3 Januari lalu, Amerika Serikat menggagalkan statemen Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ban menuturkan, dirinya akan bekerja aktif dengan anggota-anggota Dewan Keamanan PBB dan negara-negara lainnya, khususnya dengan para pemimpin Arab untuk membahas krisis Gaza.

Ban menyesalkan karena Dewan Keamanan belum juga bisa mencapai kesepakatan mengenai krisis tersebut. Demikian seperti dilansir International Herald Tribune, Senin (5/1/2009).

Saat ini, draf resolusi yang mengutuk Israel dan memintanya menghentikan serangan militer di Gaza masih dalam pembahasan. Draf tersebut digagas Libya. Namun draf tersebut akan direvisi sebab AS menyebutnya "tidak bisa diterima dan "tidak seimbang" karena tidak menyerukan Hamas menghentikan serangan roket ke Israel.

Setidaknya 500 warga Palestina telah terbunuh di Gaza dan lebih dari 2.500 orang lainnya terluka sejak Israel melancarkan serangan 27 Desember lalu. Sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah mengecam keras Israel karena penggunaan kekuatan militer yang berlebihan tersebut.

Israel berdalih bahwa serangan tersebut untuk menghentikan serangan-serangan roket yang dilancarkan kelompok Hamas. (ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini