Informasi yang diperoleh detikcom, mayat pria yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh Bripka Toto yang sedang bertugas di kawasan Pantai Cipatuguran sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (30/12/2008). Namun mayat itu baru bisa dievakuasi sekitar 1 jam kemudian karena ombak besar.
Saat diangkat, mayat tersebut masih utuh dan belum mengeluarkan bau busuk. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh mayat tersebut. Petugas kemudian membawa mayat tersebut ke RSUD Pelabuhan Ratu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayat tersebut memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, rambut keriting, dan tinggi badan sekitar 170 cm. Saat ditemukan korban mengenakan celana panjang krem berlapis celana pendek merah.
Penemuan mayat ini menarik perhatian ratusan wisatawan yang sedang berlibur di Pelabuhan Ratu. Mereka berdesak-desakan ingin melihat mayat tersebut dari dekat.
Hotel di Pelabuhan Ratu Penuh
Menjelang penutupan akhir tahun 2008, kawasan wisata Pelabuhan Ratu mulai dipadati pengunjung. Pantuan detikcom, pengunjung didominasi warga Jakarta. Hal tersebut terlihat dari plat nomor kendaraan yang mereka gunakan.
Membanjirnya pengunjung ini membuat hotel-hotel dan penginapan di kawasan Pelabuhan Ratu ketiban rezeki. Hampir semua kamar hotel di kawasan tersebut telah terisi dan dipesan tamu yang ingin menyambut kedatangan tahun baru 2009. (djo/djo)










































