"Saya tidak bisa memvonis seperti itu, tapi dugaan-dugaan itu muncul karena melihat harganya tambah naik, tapi pelayanannya buruk," kata Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/12/2008).
Menurut Agung, jamaah haji Indonesia harus berjalan kaki 18 km tanpa ada trasportasi yang memadai. Sehingga mereka tidak bisa setiap hari salat di masjid. "Ini semua cerminan buruknya pelaksanaan haji kita," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya ICW melaporkan adanya anggota Komisi VIII DPR yang menerima gratifikasi terkait pelaksanaan haji tahun 2005-2006. (nal/iy)











































