Presiden & Menlu Disandera 'Teroris' di Latgab TNI Polri di Halim

Presiden & Menlu Disandera 'Teroris' di Latgab TNI Polri di Halim

- detikNews
Minggu, 21 Des 2008 11:02 WIB
 Presiden & Menlu Disandera Teroris di Latgab TNI Polri di Halim
Jakarta - Sekelompok teroris menguasai Bandara Halim Perdanakusuma. Mereka menyandera presiden dan menteri luar negeri yang baru saja mendarat di bandara tersebut.

Pesawat kepresidenan RI "Kencana Air" yang membawa rombongan presiden dan menlu tersebut mendarat di halim sekitar pukul 09.30 WIB. Demikian gambaran yang terlihat dari latihan kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan TNI-Polri dalam Penanggulangan Aksi Teror di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu, (21/12/2008).

Lima orang teroris yang menyamar sebagai petugas bandara bergerak menuju pesawat dengan menggunakan mobil kargo. Begitu presiden turun, kelima teroris bersenjata itu langsung menyergap presiden dan menlu. Serentetan tembakan pun terdengar dalam peristiwa yang berlangsung cepat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Drama penyanderaan pun dimulai. Presiden dan menlu diseret ke ruang VVIP Bandara oleh dua orang teroris. Sementara teroris yang lain masuk ke dalam pesawat dan membajaknya. Di dalam pesawat tersebut, mereka menyandera pilot, pramugari, dan pengawal presiden.

Sekitar 15 menit kemudian, sang pilot ditembak mati oleh teroris. Mayat pilot tersebut tampak dibuang dan nyangkut di tangga pesawat.

Negosiasi kemudian dilakukan antara teroris dengan aparat. Para teroris menuntut agar rekan-rekan mereka dibebaskan. Mereka juga menuntut uang sebesar US$ 100 juta dan meminta helikopter untuk meninggalkan bandara.

Hingga pukul 10.3O WIB negoisasi masih berlangsung. Teroris juga menguasasi tower bandara.


(irw/nrl)


Berita Terkait