Pesawat kepresidenan RI "Kencana Air" yang membawa rombongan presiden dan menlu tersebut mendarat di halim sekitar pukul 09.30 WIB. Demikian gambaran yang terlihat dari latihan kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan TNI-Polri dalam Penanggulangan Aksi Teror di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu, (21/12/2008).
Lima orang teroris yang menyamar sebagai petugas bandara bergerak menuju pesawat dengan menggunakan mobil kargo. Begitu presiden turun, kelima teroris bersenjata itu langsung menyergap presiden dan menlu. Serentetan tembakan pun terdengar dalam peristiwa yang berlangsung cepat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 15 menit kemudian, sang pilot ditembak mati oleh teroris. Mayat pilot tersebut tampak dibuang dan nyangkut di tangga pesawat.
Negosiasi kemudian dilakukan antara teroris dengan aparat. Para teroris menuntut agar rekan-rekan mereka dibebaskan. Mereka juga menuntut uang sebesar US$ 100 juta dan meminta helikopter untuk meninggalkan bandara.
Hingga pukul 10.3O WIB negoisasi masih berlangsung. Teroris juga menguasasi tower bandara.
(irw/nrl)










































