Uda (57) adalah penjual jas hujan yang sudah 6 tahun mangkal di Jl Buncit Raya, Jaksel. Ia mengaku, pendapatannya sebagai penjual jas hujan sangat tidak bisa diandalkan. Sama halnya dengan kemampuannya bermain catur, tidak bisa diandalkan.
"Ya ngga seberapa, sehari kadang laku 1 sampai 3, kadang malah gak laku juga" ujarnya kepada detikcom, Sabtu (20/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti pagi tadi, ia merasa cukup gembira. Pagi-pagi buta, ia sudah mengantongi uang Rp 120.000 karena dagangannya laku 2 potong.
Namun cuaca cerah justru menjadi mimpi buruk bagi pria yang gemar yang hobi bermain catur ini. Tidak ada satu pun jas hujan yang mampu dijualnya, meski tenggorokannya sudah kering menawarkan barang dagangannya.
Untuk menghabiskan waktu, Uda mengaku selalu bermain catur dengan sahabatnya Agus. Namun ia selalu kalah. Meski demikian, Uda tidak ingin kalah dalam percaturan hidup untuk melawan kerasnya kehidupan Jakarta.
"Sambil menunggu hujan datang mas," pungkasnya. (her/mad)











































