Pemilu 2009 Dinilai Bakal Sepi Konflik

Pemilu 2009 Dinilai Bakal Sepi Konflik

- detikNews
Jumat, 19 Des 2008 23:43 WIB
Pemilu 2009 Dinilai Bakal Sepi Konflik
Jakarta - Konflik di pemilu 2009 dinilai akan sepi. Alasannya saat ini pemilih potensial tengah dilanda keletihan politik. Akibatnya ancaman instabilitas dan ledakan konflik selepas pemilu diprediksi relatif kecil.

"Kita termasuk negara yang sangat disibukan oleh proses demokrasi elektoral
sehingga para pemilih didera keletihan politik. Kondisi ini akan membuat potensi konflik di 2009 bisa dihindari," ujar Pengamat politik Eep Saefulloh Fatah dalam media work shop Indonesia Exim Bank 'The Transformation Has Begun' di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat,Jumat (19/12/2008) malam.

Dalam rentang lima tahun, imbuh Eep, ada 503 pemilu di Indonesia yang terdiri  dari satu kali pemilihan presiden, 4 kali pemilu legislatif, pemilihan gubernur 32  kali, dan pemilihan bupati serta walikota 466 kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih dari 100 pemilu setiap tahun, lebih dari delapan pemilu setiap bulan dan  dua pemilu setiap minggu sehingga seorang warga negara Indonesia bisa berpartisipasi dalam 10-11 pemilu selama lima tahun hidupnya," ungkapnya.

Banyaknya pemilu yang dilaksanakan di Indonesia, menurut Eep, tida dijalankan  secara efisien.

"Misalnya di Jawa Timur, pemilihan bupati, walikota dan gubernur tidak dilakukan  bersamaan sehingga pembuatan TPS, kertas suara, kotak suara dan  keperluan pemilihan  dilakukan berulang-ulang. Inilah yang membuat demokrasi tidak efisien," tandasnya. (qom/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads