"Isu ekonomi 6 kali lipat lebih tinggi dibanding lainnya,"kata Denny saat jumpa persΒ di Cafe Pisa Mahakam, Jl. Mahakam, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2008).
Denny menambahkan, isu ekonomi selalu menjadi faktor penentu kemenangan Pemilu. Ia mencontohkan, saat era Bung Karno dan Pak Harto, krisis ekonomi menjatuhkan kedua presiden. Bahkan, kemenangan Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat disebabkan karena faktor hancurnya ekonomi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, Pemilu 2009 akan lebih sulit bagi SBY. Publik menilai kinerja SBY baik di banyak bidang. Bidang keamanan (puas 75 persen) dan hukum (puas 68 persen), satu-satunya titik lemah SBY ada di bidang ekonomi (tidak puas 59,5 persen).
"Hal ini menjadi warning bagi SBY," tandasnya.
Survei ini dilakukan pada tanggal 5-15 Desember 2008 diseluruh propinsi Indonesia. Metode riset dilakukan standar, multiple random sampling, dengan 1200 responden. Margin of error plus minus sebesar 2.9 persen.
Rekor MURI
Sementara itu Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan 3 penghargaan kepada LSI.Β Β "Kami tidak berdaya menghadapi LSI dan mereka pantas dihargai," ujar Ketua MURI Jaya Suprana saat memberikan penghargaan di Cafe Pisa Mahakam.
LSI mendapatkan 3 penghargaan sekaligus dalam kategori yang berbeda. Pertama, lembagaΒ yang mampu memenangkan Pilgub terbanyak yaitu 14 gubernur dalam satu musim Pilkada. Kedua, lembaga yang mampu melakukan quick count terbanyak, 64 kali hasil benar.
Ketiga, sebagai lembaga yang mampu memprediksi hasil pilkada melalui iklan dengan benar terbanyak, yaitu 13 kali dalam satu musim. Jaya menilai prestasi LSI ini sangat luar biasa karena tidak mudah menerima 3 penghargaan sekaligus.
"Tiga penghargaan ini jarang sekali didapatkan sekaligus, ini bukan permainan tapi memang bukan main," cetusnya
Penghargaan MURI diberikan berdasarkan hasil rapat dewan pertimbangan MURI yang mencatat 3 kategori berbeda terhadap lembaga survei. Β
(ape/nrl)











































