Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Suwarno mengaku telah menerima laporan kejadian tersebut. Namun untuk memastikan kronolgisnya, pihaknya menerjunkan tim gabungan dari propam.
"Propam akan mengecek kronologisnya, termasuk soal izin senjata yang bersangkutan," katanya kepada detikcom melalui telepon, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut informasi yang beredar, Swn nekat mengakhiri hidupnya, karena ketakutan setelah tembakannya nyasar mengenai bawah hidung seorang penonton panggung dangdut di Desa Bleber, Kecamatan Cluwak. Korban salah tembak itu adalah Nurul Komar (22), warga Tayu Wetan, Kecamatan Tayu.
Setelah kejadian itu, Swn dijemput petugas Polres Pati. Di SPBU Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, bapak tiga anak itu izin buang air. Ditempat itulah, letusan senjata terdengar dan Swn ditemukan tewas dengan luka dipelipis kanan hingga tembus.
"Nanti setelah tim Polda terjun, motif bunuh diri itu dapat kami ketahui. Sekarang kami belum bisa ngomong apa-apa," demikian Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Suwarno. (try/djo)











































