Kaum Ibu Harus Berhemat

Kaum Ibu Harus Berhemat

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 21:44 WIB
Jakarta - Dampak krisis ekonomi secara global, tidak hanya dirasakan oleh kalangan pengusaha hingga buruh, tapi juga kaum ibu-ibu. Betapa tidak, melambungnya harga bahan pokok cukup memberatkan, sehingga harus pandai berhemat.

"Peran wanita terutama kaum ibu dalam menghadapi krisi ekonomi sangat penting. Apalagi, para ibulah yang pertama merasakan dengan naiknya kebutuhan rumah tangga," kata Ketua Umum DPP Tunas Wanita Indonesia, Yufi A.M Natakusumah, di sela-sela deklarasi Tunas Wanita Indonesia di Jakarta, Selasa (16/12/2008).

Menurut Yufi, selain melakukan penghematan yang mau tidak mau harus dilakukan, yang lebih penting para ibu membekali moral dan mental anak anaknya supaya lebih betah di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini untuk mengurangi belanja barang barang berharga mahal dan berbasis impor," jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Yufi, kaum wanita atau ibu lebih banyak mengkonsumsi hasil produksi dalam negeri, karena selain berharga lebih terjangkau juga akan ikut membantu menjaga sektor pruduksi dalam negeri tetap bergerak. Β 

Dalam kesempatan itu, Yufi juga menjelaskan, dibentuknya Tunas wanita Indonesia untuk meghimpun aspirasi wanita dan meningkatkan SDM agar berperan aktif dan berguna dalam pembangunan bangsa. Organisasi yang dipimpinya itu diakui sebagai organisasi perempuan yang independen, yang melihat diri dengan jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan dengan tidak mengenal perbedaan suku, budaya, agama dan kepercayaan dan memiliki cita-cita luhur sebagai penerus bangsa, serta mencerdaskan dan menyejahterakan bangsa.

"Paten itu adalah suatu produk rangkaian, saya beli di pasar lokal, rangkaian teknologi yang bisa membersihkan sungai dan laut dari sampah sampah yang mengapung," jelasnya.
(zal/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads