India: Tak Ada Rencana Lancarkan Aksi Militer ke Pakistan

India: Tak Ada Rencana Lancarkan Aksi Militer ke Pakistan

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 14:29 WIB
India: Tak Ada Rencana Lancarkan Aksi Militer ke Pakistan
New Delhi - India dan Pakistan bersitegang menyusul serangan teroris di Mumbai akhir bulan November lalu. Namun pemerintah India menegaskan tidak merencanakan aksi militer terhadap Pakistan.

Penegasan itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) India A.K. Antony. Namun diingatkannya, hubungan India dengan Pakistan tidak akan normal sebelum Islamabad mengambil tindakan terhadap para militan.

Pemerintah India menyalahkan kelompok militan Pakistan, Lashkar-e-Taiba atas serangan Mumbai yang menewaskan hampir 200 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Pakistan memang telah menangkap seorang figur senior Lashkar yang dicurigai mendalangi serangan tersebut. Namun pemimpin India mengklaim, tindakan itu belum cukup. Pejabat-pejabat pemerintah India mendesak Pakistan untuk berbuat lebih keras dalam menghancurkan jaringan teror tersebut.

Menhan India A.K. Antony mengatakan, India "tidak merencanakan aksi militer" terhadap Pakistan. Namun dia mendesak Islamabad untuk menumpas para militan yang diyakini bermukim dalam wilayah perbatasan India-Pakistan. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Selasa (16/12/2008).

"Kecuali Pakistan mengambil tindakan terhadap para teroris yang beroperasi di tanah air mereka terhadap India... maka segalanya tak akan kembali normal," cetus Antony pada wartawan di New Delhi.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice dan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown telah berkunjung ke New Delhi dan Islamabad untuk meredakan ketegangan kedua negara.

Dalam lawatan tersebut, keduanya juga mendesak Pakistan untuk bekerja sama dalam investigasi serangan Mumbai. Serangan Mumbai menewaskan 26 warga asing. (ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini