Penegasan itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) India A.K. Antony. Namun diingatkannya, hubungan India dengan Pakistan tidak akan normal sebelum Islamabad mengambil tindakan terhadap para militan.
Pemerintah India menyalahkan kelompok militan Pakistan, Lashkar-e-Taiba atas serangan Mumbai yang menewaskan hampir 200 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menhan India A.K. Antony mengatakan, India "tidak merencanakan aksi militer" terhadap Pakistan. Namun dia mendesak Islamabad untuk menumpas para militan yang diyakini bermukim dalam wilayah perbatasan India-Pakistan. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Selasa (16/12/2008).
"Kecuali Pakistan mengambil tindakan terhadap para teroris yang beroperasi di tanah air mereka terhadap India... maka segalanya tak akan kembali normal," cetus Antony pada wartawan di New Delhi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice dan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown telah berkunjung ke New Delhi dan Islamabad untuk meredakan ketegangan kedua negara.
Dalam lawatan tersebut, keduanya juga mendesak Pakistan untuk bekerja sama dalam investigasi serangan Mumbai. Serangan Mumbai menewaskan 26 warga asing. (ita/iy)










































