Demikian hasil studi terbaru yang dirilis lembaga nonpartisan Center for Strategic and Budgetary Assessments atau CSBA seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (16/12/2008).
Menurut laporan CSBA, perang Irak sendiri telah memakan biaya US$ 687 miliar. Jumlah itu telah melebihi biaya semua perang terdahulu AS kecuali Perang Dunia II, jika pengeluaran disesuaikan dengan inflasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut CSBA, operasi militer AS telah menelan biaya US$ 904 miliar sejak 2001. Itu termasuk perang Irak dan Afghanistan, juga peningkatan kegiatan keamanan militer di dalam negeri dan pembayaran tunjangan para veteran perang. Angka tersebut juga termasuk pengeluaran yang dialokasikan untuk tahun 2009 mendatang.
AS menempatkan 143.000 pasukannya di Irak dan 31.000 pasukan di Afghanistan. Pemerintah AS telah setuju untuk menarik pasukannya dari Irak pada akhir tahun 2011 sesuai kesepakatan yang baru-baru ini diteken dengan pemerintah Irak. Namun pemerintah AS berencana menambah lebih dari 20 ribu pasukan di Afghanistan dalam 12 hingga 18 bulan mendatang. (ita/iy)











































