Ibunda Tami, Lismawarni (47) mengaku bahagia putrinya sudah ditemukan. Dia pun berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kepulangan putrinya. Namun ia tidak mengizinkan wartawan menemui anaknya karena siswa kelas 3 SMA itu masih labil.
"Maaf sekali tidak bisa menerima, karena anaknya masih syok. Tadi aja ngebanting pintu," ujar Lismawarni kepada detikcom di sebuah warung yang terletak di dekat kediaman Tami di Jl Vanda No 28 RT 014/05, Jatibening 1, Bekasi, Rabu (10/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena masih labil, Lismawarni takut anaknya akan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan. "Saya takut kalau malah nanti nyari-nyari pisau di dapur. Anaknya masih saya jagain," cerita Lismawarni sambil belanja tempe dan sayur mayur di warung tersebut.
"Anaknya sudah pulang saja saya sudah senang banget. Alhamdulillah sehat. Selama dia pergi saya sampai nggak makan. Gimana ya mas, anak saya sudah kelas tiga, mau ujian, makanya biar tenang aja," imbuhnya.
Saat detikcom hendak mendekat ke rumah Tami, bapak Tami, Maman langsung melarang. "Mas maaf kami masih belum bisa memberi informasi terbaru karena Pak RW melarang," ujar Maman. (anw/iy)











































