"Kapolri memang perlu membuat shock theraphy untuk ke depan. Misalnya setiap HUT Polri 1 Juli diumumkan bukan saja Polisi yang berprestasi positif tapi juga yang negatif," ujar anggota DPR RI FPKS, Al Muzzammil Yusuf, melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (3/12/2008).
Muzzammil menjelaskan, polisi yang negatif di Indonesia menjadi bandar judi, bandar narkoba, hobi pungli di jalan, makelar perkara dan makelar penerimaan anggota polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi terhitung misalnya 1 Januari 2009 oknum Polri yang nakal tersebut agar diekspose. Dari kopral sampai Jenderal," terang Ketua Departemen Polhankam DPP PKS ini.
Menurut Muzzammil, untuk polisi yang berprestasi luar biasa juga harus mendapat penghargaan pangkat dan materi, agar mendorong semangat untuk berprestasi di lingkungan Polri. Muzzammil meyakini apabila langkah tersebut dilakukan maka dapat mewujudkan reformasi di tubuh Polri dan membersihkan oknum polisi nakal.
"Jika ini dilakukan saya kira akan efektif untuk dapat membersihkan oknum polisi nakal di dalam," pungkas mantan Wakil Ketua Komisi III DPR ini. (ddt/irw)










































