Namun kini, demonstran pun mengincar kantor sementara Somchai di bekas bandara internasional Don Mueang tersebut. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (25/11/2008).
Ribuan pendemo terus mengepung kantor sementara Somchai tersebut. Aksi untuk menggulingkan pemerintah terpilih ini telah dimulai sejak Senin, 24 November lalu. Dalam aksinya itu, belasan ribu pendemo mengepung gedung parlemen sehingga memaksa anggota parlemen membatalkan agenda sidang bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ada lebih dari 10.000 orang di sini dan kami siap untuk pengepungan lama seperti di Government House (di Bangkok tengah)," cetus Sawit Kaoewan, seorang pemimpin gerakan anti-pemerintah Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD).
PAD menuding pemerintah merupakan boneka mantan PM Thaksin Shinawatra, yang digulingkan dalam kudeta militer 2006 lalu. Somchai sendiri tak lain adalah ipar Thaksin. (ita/nrl)










































