"Tulang itu ditemukannya kemarin pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sempat heboh dan mengira itu tulang badak atau gajah. Karena di sini dulunya hutan," kata AKP Lestariyono, Kapolsek Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, di kantornya, Senin (24/11/2008).
Menurut Lestariyono, orang yang pertama kali menemukan tulang tersebut adalah Muasih, pekerja tambak warga Kampung Bungin RT 03/01, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi. Saat sedang bekerja di tambak milik Sarkani, warga setempat, tiba-tiba saja Muasih menginjak benda keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan tersebut ditindaklanjuti Polsek Muara Gembong dengan mendatangi TKP. Polisi kemudian mengamankan tulang-tulang yang ditemukan itu ke Mapolsek Muara Gembong.
"Kita amankan ke kanto karena isunya semakin simpang siur. Kita juga khawatir ada orang-orang yang memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan pribadai," ungkap Lestariyono.
Lokasi penemuan tulang tersebut lumayan jauh dari Mapolsek Muara Gembong. Kondisi jalan menuju lokasi penemuan juga sangat buruk. Terlebih pada musim hujan, kondisi jalannya menjadi becek dan berlumpur. (djo/djo)











































