Menhan: Tak Usah Digubris

Adam Malik Agen CIA

Menhan: Tak Usah Digubris

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 14:30 WIB
Menhan: Tak Usah Digubris
Jakarta - Buku 'Membongkar Kegagalan CIA' menjadi kontroversi, setelah menyebut mantan almarhum Adam Malik sebagai agen CIA. Namun, banyak buku sejarah dan politik tentang Indonesia hanya spekulasi dan dugaan saja.

"Terlalu banyak buku dan artikel tentang kejadian politik di Indonesia pada 45-47 tahun lalu. Bagian terbesar adalah spekulasi dan dugaan saja," kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono melalui pesan singkatnya kepada detikcom di Jakarta, Senin (24/11/2008) siang.

Hal itu disampaikan Juwono Sudarsono terkait buku 'Legacy of Ashes the History of CIA' atau yang di Indonesia diberi judul 'Membongkar Kegagalan CIA' yang ditulis wartawan the New York Times, Tim Weiner. Menurut Juwono sudah banyak yang menulis seputar sejarah dan politik pemberantasan gerakan komunisme di Indonesia, termasuk keterlibatan CIA dan sebagainya.

"Jadi sulit diverifikasi, apalagi tentang CIA. Tidak usah digubrislah intinya," jelas Juwono singkat.

Seperti diberitakan, di dalam buku 'Membongkar Kegagalan CIA' tersebut, khususnya halaman 330 disebutkan Adam Malik yang saat itu menjabat Duta Besar RI di Moscow didekati agen senior CIA Clyde McAvoy. Adam Malik merupakan pejabat tertinggi negara Indonesia yang direkrut oleh agen intelijen AS itu.

(zal/nrl)


Berita Terkait