"Nggak tepat perhitungannya. Nggak akan mengubah kemacetan tapi bisa timbul masalah baru, seperti anak sekolah bisa beban," ujar pengamat kebijakan publik Andrinov Chaniago dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (22/11/2008).
Andrinov menilai, tenaga ahli yang menganalisis kemacetan di Jakarta kurang profesional. Mobilitas anak sekolah dengan pekerja berbeda. Selama ini kemacetan berada di pusat Jakarta dan pusat bisnis. Sedangkan mobilitas anak sekolah umumnya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrinov juga menambahkan, kebijakan itu bisa menekan anak sekolah. "Mereka harus tidur lebih awal dan jadwal bangun susah diubah," tandas Andrinov. (nik/nwk)










































