"Saya kena kutu air. Jadi kambuh lagi karena air nggak surut-surut," kata Badriah (35), warga RT 12/6, Cawang, Jakarta Timur di lokasi pengobatan gratis di Kantor Kecamatan Tebet, Jl Saharjo, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2008).
Selain kutu air, sejumlah penyakit kulit khas korban banjir juga menerpa. Seperti diare dan gatal-gatal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi nggak sembuh-sembuh. Disini dikasih obat yang ditelen (antibiotik-red) biar cepet sembuh," timpal Suroso (45), tetangga Badriah.
Banjir kiriman melanda warga Kali Ciliwung dari Kalibata hingga Manggarai satu pekan lalu. Selama 3 hari rumah warga pinggir kali tersebut terendam air dengan ketinggian bervariasi 1-3 meter. Setelah surut, penyakit pasca banjir melanda seperti terlihat diatas.
Selain pengobatan tersebut terdapat juga pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi KB dan pembagian sumbangan sembako. Ada juga penyuluhan bahaya HIV/Aids. Semuanya ditujukan bagi warga miskin dan tidak mampu.
(Ari/nrl)











































