"Sampah-sampah kiriman, tapi belum terlalu banyak," ujar Kepala Dinas Kebersihan Eko Baruna di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2008)
Menurut Eko, pihaknya berusaha membersihkan sampah penyumbat aliran sungai itu. "Seperti tahun-tahun lalu tapi kita upayakan untuk mencegat di pintu-pintu air," ujarnya
Namun Eko mengakui pengangkutan sampah di beberapa tempat masih terasa berat dilakukan karena masih banyaknya pemukiman liar yang ada di pinggir kali.
"Paling berat itu mengangkut sampah yang ada di pintu air utara dan DAS Ciliwung," katanya.
Jumlah sampah kiriman yang mengalir ke DKI Jakarta selama musim penghujan meningkat dari hari-hari biasanya.
"Sampah kiriman 300-500 meter kubik, kalau biasanya hanya 100 meter kubik," ujar Eko.
Sampah-sampah yang mengalir ke DKI Jakarta sebagian besar adalah sampah plastik dari pabrik-pabrik industri. 800 Armada truk kebersihan akan mengangkutnya.
(nrl/nrl)











































