Pesawat dengan nomor penerbangan JT 354 tersebut, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 16.05 WIB. Seharusnya pesawat mendarat di Bandara International Minangkabau pada pukul 17.35 WIB.
Hujan lebat mengakibatkan pendaratan urung dilakukan. Pilot Fuad Rizal kemudian membawa pesawat ke Bandara Polonia Medan dan mendarat pada pukul 18.55.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi melalui pengeras suara disampaikan, penumpamg diminta tetap di pesawat. Begitu saja pengumumannya," kata Djafri melalui seluler kepada detikcom di Medan.
Setelah menunggu agak lama, para penumpang mulai kesal. Ada yang teriak-teriak, minta supaya diizinkan turun. Karena sudah lapar.
"Makanan tidak diberikan," kata Djafri.
Setelah menunggu sekitar satu jam, pesawat tersebut akhirnya berangkat meninggalkan Bandara Polonia menuju Bandara International Minangkabau pada pukul 19.40 WIB.
Dalam kondisi normal, waktu tempuh pesawat dari Bandara Polonia - Bandara Internasional Minangkabau sekitar 1,5 jam. Segitu jugalah lamanya waktu bagi penumpang untuk menahan lapar. (rul/djo)










































