Indonesia Book Fair Bangkitkan Semangat Penulis Minang

Indonesia Book Fair Bangkitkan Semangat Penulis Minang

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2008 22:09 WIB
Jakarta -
Walaupun judul besarnya pameran buku, tapi ada yang beda dari Indonesia Book Fair 2008. Dekorasi rumah gadang terpampang jelas di pintu masuk lobi utama Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.
Selain itu, sentuhan warna hijau khas logo Pemprov Sumatera Barat menyebar di area pameran. Ternyata, konsep pameran buku yang ke-28 ini mengambil tema warisan tanah Minang.'The Heritage Of Ranah Minang' begitu tulisannya.

Menurut pihak penyelenggara, Ikatan Komunitas Penerbit Indonesia (IKAPI) pemilihan tema seputar warisan dari tanah Minang disebabkan Sumatera Barat kaya budaya, kekayaan alam bahkan tokoh-tokoh penulis.

"Seperti Buya Hamka, M. Natsir, dan Abdul Moeis," kata Project Officer Indonesia Book Fair 2008 Mayang Johana kepada detikcom, Kamis (13/11/2008).

Konsep bernuansa lokal namun mendalam ini dinilai sangat positif dalam memperkenalkan budaya masyarakat Sumatera Barat.

"Kami merasa senang bisa mempromosikan daerah Minang melalui acara ini, banyak masyarakat yang kenal budaya kami," ujar pegawai Balai Pustaka Pemprov Sumbar Gunadi, saat ditemui detikcom.

Namun Gunadi mengeluh, kini masyarakat Minang kehilangan tokoh penulis. "Dulu banyak penulis asal Sumatra Barat,tapi sekarang jarang," tandasnya.

Ia pun berharap dengan acara ini muncul penulis handal asal Minang. Kalau perlu terkenal seperti tokoh sastra melayu Sultan Takdir Alisyahbana.
(ape/mad)


Berita Terkait