"Kita tidak mau membuat customer panik. Kita serahkan ke pihak kepolisian," kata Public Relation Supervisor, Leila Tania di Gedung Plaza Semanggi, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2008).
Leila membenarkan ada ancaman bom. "Tetapi saya lihat ada dua kemungkinan dalam kondisi ini. Pertama terkait latihan evacuation drill yang dilakukan pukul 09.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB. Kemungkinan, ada oknum yang memanfaatkan situasi tersebut karena kita memang menyuruh karyawan untuk tidak masuk ke dalam gedung. Kedua, ada SMS yang masuk ke Polda," beber dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan gegana menyisir dengan menggunakan mirror detector dan seekor anjing pelacak.
Pengamanan tidak tampak ketat. Pengunjung dan penyewa gedung tetap melakukan transaksi. Pengunjung tidak terganggu dengan polisi yang berlalu lalang. (aan/iy)











































