"Nggak bisa ngomong dulu baru kaji, harus kaji dulu baru ngomong,β ujar Foke, sapaan akrab gubernur di sela-sela rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jalan
Kebon Sirih Raya Jakarta Pusat, Senin (10/11/2008).
Foke menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengkaji segala kemungkinan, termasuk menurunkan tarif kendaraan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apakah tarif angkutan umum akan mengikuti fluktuasi harga BBM?
"Tidak harus, karena kalau diserahkan ke mekanisme pasar, tiap hari bias berubah-ubah,
meskipun cuma 1 sen atau sepuluh rupiah,β tandasnya.
Gubernur mengatakan akan sangat berhati-hati memutuskan masalah ini. "Ini menyangkut rakyat. Jangan sampai langkah-langkah yang kita ambil ke depannya tidak memihak rakyat," pungkasnya.
(alf/rdf)











































