Pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid dari area Jabal Uhud, ribuan jamaah tiap harinya tak pernah sepi di bukit Uhud. Tak terkecuali dengan jamaah haji asal Indonesia. Agenda utama para jamaah adalah melihat bukit Uhud dengan mata telanjang dan menziarahi makam para syuhada Uhud yang berjumlah 70 sahabat termasuk paman Rasulullah Hamzah bin Abu thalib.
Khusus untuk jamaah haji Indonesia yang tergolong tua, menaiki Uhud bukanlah suatu halangan. Mereka terlihat tetap bersemangat mendaki Jabal Uhud walaupun harus dibantu oleh jamaah haji yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama juga disampaikan jamaah haji asal Batam yang terlihat serius berdoa saat berada di atas bukit Uhud. Menurutnya, kedatangannya menziarahi Uhud untuk mengingat perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam.
"Subhanallah, tidak bisa dibayangkan bagaimana dulu Rasulullah berjuang. Saya sangat terharu melihat kebesaran sejarah yang ada dihadapan saya," kata Ramadiati, jamaah haji asal Batam.
Ziarah ke bukit Uhud ini merupakan rangkaian dari bonus ibadah haji yang disediakan oleh pemerintah. Para jamaah yang singgah di Madinah selalu di hibur dengan ziarah ke tempat-tempat bersejarah pada zaman perjuangan Islam.
Tempat ziarah yang selalu dikunjungi para jamaah haji adalah Makam Baqi, Jabal Uhud, Masjid Qoblatain, Masjid Sab'ah, pasar kurma, masjid para sahabat nabi dan tempat lainnya.
Jabal uhud (gunung satu)adalah nama sebuah bukit terbesar di Madinah. Letaknya kurang lebih 5 km dari pusat kota Madinah, berada di pinggir jalan lama Madinah-Makkah. Jabal Uhud adalah sekelompok gunung yang ada di kota Madinah dan tidak bersambungan dengan gunung-gunung yang lain dimana pada umumnya gunung-gunung di Madinah ini sambung menyambung.
Dalam sebuah cerita, Gunung ini disebut Nabi Muhammad sebagai salah satu gunung yang ada di surga. Karena itu, jika kita melihatnya sekarang, insya Allah kita akan melihatnya lagi di surga nanti.
Di Jabal Uhud inilah, pernah terjadi perang dasyat antara kaum muslimin sebanyak 700 sahabat nabi melawan kaum musyrikin Makkah sebanyak 3000 orang. Dalam pertempuran kaum muslimin awalnya dapat memenangkan perang, namun karena para sahabat tergiur harta rampasan perang yang dijadikan strategi kaum kafir Makkah, para mujahid ini meninggalkan tempatnya yang mengakibatkan kekalahan kamum muslimin sehingga 70 orang syuhada gugur di medan perang termasuk paman nabi, Hamzah bin Abdul Munthalib.
(yid/mad)











































