"Itu cyber crime. Kita lagi melacak," kata Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Susno Duaji di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2008).
Menurut dia, tim sudah bekerja mencari darimana, keluar dari situs siapa, dan memburu siapa yang membuat. "Nantilah kalau sudah ada hasilnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SMS itu kan bisa keluar dari nomor berapa saja. Nomor bisa dibeli darimana saja. Itu bisa dibuang. Tetapi yang jelas, walaupun itu berupa kata-kata, itu ancaman namanya. Kita sudah melakukan bagaimana mengantisipasinya. HP kan di tangan orang. Yang kena ancaman lapor kemudian kita melacak teknologi kita sejauhmana," papar dia.
Sulit melacaknya? "Tidak ada kata sulit. Kalau sulit itu menyerah, berarti pesimis. Kita harus optimis kan," sahut Susno. (aan/iy)











































