Penghitungan suara sejauh ini menunjukkan kemenangan telak bagi Obama. Capres Partai Demokrat itu telah meraih 102 electoral vote. Sedangkan McCain baru mengumpulkan 34 electoral vote. Demikian seperti dilansir CNN, Rabu (5/11/2008).
Obama telah meraih kemenangan di negara bagian New Hampshire, Connecticut, Delaware, District of Columbia, Illinois, Maine, Maryland, Massachusetts, Vermont dan New Jersey (AP). Sedangkan McCain unggul di Oklahoma, Virginia, Kentucky dan Tennessee.
Untuk memenangi kursi kepresidenan, kandidat harus meraih 270 electoral vote. Seperti diketahui, dalam sistem pemilu AS, presidan dan wakil presiden sebenarnya tidak dipilih secara langsung oleh rakyat. Melainkan melalui para utusan negara bagian yang disebut dengan elektor. Setiap negara bagian memiliki jumlah elektor yang berbeda-beda. Mereka inilah yang nantinya akan memilih presiden sesuai hasil di negara bagian masing-masing.
Jadi kandidat yang meraih suara terbanyak (popular vote) belum tentu akan memenangi pilpres. Sebab yang menentukan adalah perolehan jumlah suara elektor (electoral vote).
(ita/ita)











































