Β
Rencana pembangunan itu dituangkan dalam draft rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2008. Dana yang dialokasikan mencapai Rp 40 miliar. Gedung baru itu akan menggantikan gedung lama yang di Jl. Imam Bonjol, Medan.
Menurut Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Efendi Naibaho, rencana itu merupakan pemborosan anggaran saja. Dia menilai rencana ini hanya membuktikan Pemprov Sumut tidak peka terhadap masalah mendesak di daerahnya.
"Ada kebutuhan anggaran yang lebih penting. Misalnya di Medan. Banyak sekali jalan yang berlubang. Kalau dana Rp 40 miliar itu dialokasikan untuk menempel lubang-lubang tersebut, tentu masyarakat akan nyaman beraktivitas," kata Naibaho pada wartawan, Sabtu (1/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting kan bukan gedungnya, tapi kinerjanya, sudah sejauh mana tugas-tugas dewan terlaksana. Kalau mau dibilang ruangan yang sekarang sempit meja kerja anggota dewan itu saja yang diperkecil, jangan dibeli yang besar seperti sekarang," katanya.
Menurut Naibaho, sebenarnya kinerja anggota dewan yang perlu ditingkatkan misalnya dengan mengkritisi habis jalan berlubang-lubang dan melakukan telaah mengapa bisa cepat berlubang. (rul/rdf)











































