"Mulai tanggal 2 November 2008 jam 00.00 WIB hingga tanggal 3 Desember 2008 jam 00.00 WIB Bareskrim Polri beserta 5 Polda yang diprioritaskan akan melaksanakan tindakan kepolisian yang lebih diintensifkan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2008).
Menurut Abubakar, sasaran dalam operasi ini antara lain adalah copet, jambret, bajing loncat, kapak merah dan pencoleng kaca spion mobil. Kemudian para perampok nasabah bank, preman, pelaku penebar ranjau paku di jalanan serta tukang tagih atau debt collector.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk tingkat Polwiltabes, Polres Metro, Polresta, memiliki komposisi yang sama. Tim ini akan dibantu oleh pihak Bareskrim Mabes Polri.
"Bareskrim Polri memback-up dengan mengirimkan dua orang penyidik utama ke tiap-tiap Polda," pungkas Jenderal Bintang dua ini.
Para penyidik tersebut akan dikirimkan ke Polda Sumut, Polda Jateng Polda Jatim, Polda DIY dan Polda Metro Jaya. Mereka akan ditempatkan di ibukota provinsi masing-masing.
(ddt/mad)











































