Obat Mengandung Lemak Babi Resahkan Warga Medan

Obat Mengandung Lemak Babi Resahkan Warga Medan

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2008 21:55 WIB
Jakarta - Warga Medan resah. Ini terkait pernyataan MUI Medan mengenai adanya kapsul obat mengandung lemak babi yang beredar bebas di apotek.

"Kita orang awam, tidak begitu tahu tentang jenis obat-obatan. Kalau sakit, kita beli obat di toko obat, Tapi kalau ada obat yang mengandung babi, kita jadi takut juga," kata Abdul Muis, penduduk Perumnas Mandala, Rab(22/10/2008).

Kakek berusia 65 tahun ini juga mengaku, tiap membeli obat di apotek, tidak pernah bertanya tentang halal haramnya bila dikonsumsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau beli obat, yang kita tanya obat apa yang bisa sembuhkan sakit kita. Bukan kadungan halal atau haram kandungan obat," sebut Muis.

Sementara Asisten Apoteker Apotik Kimia Farma yang ada di lingkungan Rumah Sakit Umum dr Pirngadi Medan, Elvi Dewi mengaku, selalu memberikan informasi kandungan obat kepada calon pembeli sebelum terjadi tansaksi.

"Kalau ada pembeli, pertama kita tanya apa nama obat yang mau dibeli. Kemudian untuk sakit apa. Kalau tidak ada jenis obat yang dibutuhkan pembeli, biasanya kita rekomendasikan jenis obat lain dengan kandungan bahan yang sama," terang Elvi.

Elvi juga mengatakan, pihak apotek selalu memberikan informasi obat yang mengandung lemak babi, terutama bagi calon pembeli dari kalangan muslim. Tujuannya agar pembeli tidak mengkonsumsi obat yang mengandung bahan yang diharamkan dalam ajaran Islam.

"Sebelum di bayar, kita kasih tahu obat yang dibelinya mengndung lemak babi. Kalau pembeli bingung memutuskan, kita sarankan untuk konsultasi ke dokter yang mengeluarkan resep," sebut Elvi.

Menurut Elvi, sejauh ini belum mengetahui ada obat jenis kapsul yang mengandung lemak babi beredar bebasdi apotek di Medan. Obat mengandung lemak babi yang beredar hanya jenis obat injeksi.

"Kalau jenis kapsul, saya belum lihat beredar. Tapi jenis injeksi ada," sebut Elvi. (rul/ndr)


Berita Terkait