Manager publikasi panitia WHCCE, Irfan Sutikno, mengatakan bahwa hingga hari ini, Rabu (22/10/2008), sudah 156 delegasi dari berbagai kota di 32 negara yang memastikan diri untuk menghadiri WHCCE di Solo.
Acara tersebut akan dibuka secara resmi dengan sesi pembukaan konferensi pada Sabtu (25/10) pukul 18.30 WIB. Tema yang diambil adalah warisan budaya tak benda dan pengembangan kota berkelanjutan.
Selain koferensi, juga akan digelar cultural events, pasar rakyat, workshop dan expo yang mengambil tempat di Istana Mangkunegaran. Acara lain yang dipersiapkan panitia adalah kunjungan ke berbagai lokasi peninggalan bersejarah di Solo dan kota-kota sekitarnya.
Masih dalam rangkaian WHCCE, panitia juga akan menggelar karnaval pusaka-pusaka dunia yang akan ditampilkan masing-masing delegasi peserta acara. Menurut panitia, selain dari nergara-negara Eropa dan Asia sejumlah negara di kawasan Pasific dan Amerika juga akan ikut ambil bagian dalam karnaval.
Karnaval akan digelar Minggu (26/10) sore mengambil rute dari halaman Balaikota Surakarta di Jalan Jendral Sudirman menuju Jalan Slamet Riyadi dengan menempuh jarak 4,5 km.
Ketua Bidang Karnaval Panitia WHCCE, Winarso Kalinggo, mengatakan seluruh delegasi dari luar negeri memastikan diri ikut serta dalam karnaval. Pihaknya juga menyediakan lima kereta kencana, 15 andong hias, serta puluhan kuda untuk dikendarai para walikota.
Akan turut serta dalam arak-arakan yang memamerkan pusaka masing negara itu, diantaranya Putri Indonesia 2008 serta 500 penari. Sepanjang perjalanan, para penari tersebut memeragakan epos Ramayana episode 'Rama Tambak'. "Pemeran Dasamuka akan menaiki seekor gajah," ujar Kalinggo.
Selain itu akan ditampilkan pula berbagai macam kesenian dan atraksi. Diantaranya debus Banten, debus mataraman, topeng dongkrek Madiun, Hudoq Dayak Bahau dari Kutai, Topeng lereng Merapi, Jaran Dor, reog Ponorogo, permainan api, menarik mobil dengan rambut dan lain-lainnya.
Setelah WHCCE usai, warga akan dihibur dengan acara lain. Diantaranya adalah Solo International Ethnic Music (SIEM) yang akan digelar pada 28 Oktober hingga 1 November mendatang.
(mbr/djo)











































