Demikian hasil perbincangan yang mengemuka antara Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dengan Menteri Muda Pertahanan Belanda Jack de Vries didampingi Atase Pertahanan Kedubes Belanda Jakarta Kol (L) A.H.L Louter dan sebelumnya dengan Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Peter van Uhm di Den Haag, Jumat (17/10/2008).
Panglima Djoko melakukan courtesy call (kunjungan kehormatan, red) secara terpisah pada kedua pejabat tersebut sehari sebelum meresmikan kapa patroli tempur korvet kelas Sigma KRI Sultan Iskandar Muda 367 di Vlissingen, wilayah ujung baratdaya Belanda.
Panglima didampingi antara lain oleh Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, Atase Pertahanan KBRI Den Haag Kol Laut (E) Yos Toto Subagyo dan staf dari Jakarta.
Menurut Panglima, TNI berencana akan terus meningkatkan kemampuannya, termasuk TNI AL dan mudah-mudahan perekonomian Indonesia akan terus meningkat.
"Untuk pembangunan TNI AL, Indonesia memerlukan bantuan dan kerjasama dengan Belanda," ujar Panglima, seraya menyampaikan hasil pertemuannya dengan Panglima Jenderal Peter van Uhm yang menyambut positif untuk meningkatkan kerjasama, termasuk pendidikan dan pertukaran personel kedua Angkatan Bersenjata.
Sejalan dengan Jenderal Peter van Uhm, Menteri Muda Pertahanan De Vries juga menyambut baik permintaan kerjasama di bidang militer kedua negara.
Pada kesempatan itu Panglima TNI juga melaporkan kemampuan TNI AL yang berhasil mengamankan jalur perdagangan internasional penting Selat Malaka dengan capaian zero accident, bekerjasama dengan Malaysia dan Singapura.
"TNI juga mengamankan Selat Sulawesi untuk mengantisipasi teroris dari Filipina Selatan," Panglima TNI menambahkan.
Dikatakan bahwa pelaut-pelaut TNI AL selama ini juga sangat familiar dengan kapal-kapal perang Belanda dan sudah dibuktikan di berbagai perairan, termasuk kawasan Natuna.
Sementara pembicaraan berlangsung, di luar hujan musim gugur mulai turun.
"Orang Indonesia berpandangan bahwa hujan turun seperti ini adalah pertanda baik. Mudah-mudahan dengan pertanda baik ini kerjasama TNI dan Angkatan Bersenjata Belanda akan semakin baik dan menguntungkan," demikian Panglima TNI yang disambut anggukan kepala oleh Menteri Muda Pertahanan Jack de Vries.
(es/es)











































