Seperti diketahui, LSI pada hari Minggu (19/10/2008) kemarin merilis hasil
penelitiannya terakhir terhadap tokoh yang menjadi capres pada Pilpres
2009. Hasilnya, SBY menjadi tokoh terpopuler versi responden sebesar 23
persen.
"Kalau popularitas SBY naik, maka hal itu merupakan konfirmasi bahwa masyarakat menilai pemerintah yang dipimpin Presiden SBY telah berbuat untuk kepentingan rakyat," kata salah seorang Ketua DPP Partai Demokrat
bidang Ekonomi Darwin Zahedy Saleh kepada wartawan di kantornya Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
terhadap program-program pro rakyat yang dilakukan pemerintahan SBY-JK. Di
antaranya program Bantuan Langsung Tunai (BLT), beras untuk rakyat miskin
(raskin), Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta jaminan kesehatan kepada masyarakat miskin.
Darwin mengatakan, berdasarkan riset dari Bank Indonesia, Danareksa dan
Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukan tingkat kepercayaan yangย tinggi dari masyarakat terhadap pemerintah yang mencapai angka 84.
"Seandainya masyarakat menilai pemerintah tidak berbuat apa-apa untuk rakyat, maka tentu indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan
turun," jelasnya.
Sementara, Ketua DPP Partai Demokrat bidang Politik Anas Urbaningrum
menyatakan, naiknya popularitas SBY menunjukan rakyat semakin jernih dalam
menilai.
"Dua atau tiga bulan lalu popularitas SBY turun dan berada di bawah Megawati. Ketika itu popularitas SBY turun karena kebijakan pemerintah menaikan harga BBM, itu wajar," imbuhnya.
(zal/rdf)











































