Pembajak pesawat yang berangkat dari Antalya, Turki, menuju St Petersburg, Rusia, tersebut itu dengan cepat dilumpuhkan. Pesawat Airbus A-320 itu pun dapat terus melanjutkan perjalanan dengan tenang, demikian ungkap Orhan Birdal, kepala otoritas manajemen bandara Turki.
Pesawat pun mendarat tepat waktu, seperti yang dilansir The Strait Times, Kamis (16/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
haluan ke tujuan pilihannya sendiri. Ia dapat dilumpuhkan dan berada dalam
pengawasan penuh," jelas Birdal mengenai kronologi kejadian tersebut kepada
stasiun televisi CNN Turk. Birdal menambahkan, kejadian tersebut berlangsung di wilayah udara negara Belarusia, ketika pesawat tersebut sedang mendekati kota Minsk.
Pria tersebut yang disebutkan berada dalam keadaan mabuk, memberikan secarik
kertas pramugari yang berisi tulisan, "Saya membawa bom. Jika Anda tidak membawa saya masuk (ke dalam kokpit) saya akan meledakkannya," demikian keterangan dari direktur Turkish Airlines Temel Kotil.
Otoritas Turki mengidentifikasi pria tersebut sebagai Yasa Rashidov, seorang
berkewarganegaraan Uzbekistan.
Penumpang sebanyak 167 orang pun berada dalam keadaan selamat.
(alf/nrl)











































