ASEM Menteri Tenaga Kerja Hasilkan Deklarasi Bali

ASEM Menteri Tenaga Kerja Hasilkan Deklarasi Bali

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2008 16:20 WIB
ASEM Menteri Tenaga Kerja Hasilkan Deklarasi Bali
Denpasar - Pertemuan Menteri Tenaga Kerja Asia-Eropa (ASEM) ke-2 menghasilkan deklarasi Bali. Deklarasi di bidang tenaga kerja ini menekankan peningkatan kualitas ketenagakerjaan.

Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno pada jumpa pers di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (15/10/2008). Pertemuan ini diikuti oleh sebanyak 27 menteri dari negara di Uni Eropa dan 16 menteri dari negara di Asia.

Erman mengatakan Deklarasi Bali menekankan pada pelatihan, kualitas pelayanan penempatan dan perlindungan pekerja migran serta kualitas perlindungan sosial. Negara angota ASEM sepakat bahwa tenaga kerja harus dikelola sehingga sistem ketenagakerjaan dalam peningkatkan kompetensi, kesejahteraanm perlindungan menjadi perhatian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan ASEM ini telah menghasilkan sejumlah inisiatif proyek-proyek kerjasama dalam upaya tercapainya pekerjaan yang layak, jaminan sosial pekerja informal dan formal, serta kerjasama di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Ia mencontohkan bahwa pengiriman tenaga kerja perawat ke luar negeri harus memenuhi kategori profesional. Untuk mencapai kategori ini, sebelum pengiriman harus diawali dengan pelatihan.

"Negara penempatan yang membiayai pelatihan selama enam bulan," katanya.

Menakertrans Erman juga melakukan 13 pertemuan bilateral dengan menteri dari Asia-Eropa, diantaranya Vietnam, Perancis, Belanda, Korea, Jepang, Pakistan, dan Jerman. Pertemuan bilateral tersebut membicarakan kerjasama ketenagakerjaan Indonesia dengan negara mitra menyangkut sertifikasi pekerja Indonesia, pelatihan, peluang TKI dan perlindungan TKI di luar negeri.

"Disepakati kerjasama ketenagakerjaan Indonesia dengan negara mitra berupa strategu tenaga kerja oleh negara penempatan dan negara asal," kata Erman. (gds/djo)


Berita Terkait