Keluarga Purnawirawan di Kebon Bawang Blokir Gang

Tolak Digusur TNI

Keluarga Purnawirawan di Kebon Bawang Blokir Gang

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2008 11:48 WIB
Jakarta - Sedikitnya 100 warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menutup gang menuju rumah mereka. Mereka melakukan aksi tersebut karena warga menolak digusur TNI AD.

Menurut sejumlah warga, Rabu (15/10/2008) ini merupakan batas akhir pengosongan 30 rumah warga. Rumah itu merupakan rumah dinas tentara yakni Asrama Komando Terminal Militer (Koterm) Detasemen Pembekalan Angkutan AD Detasemen Terminal I.

Namun, rumah tersebut sudah didiami ahli waris atau para purnawirawan TNI. Warga juga membentangkan sebuah spanduk besar di daerah tersebut. Spanduk itu berbunyi 'Kami menolak Digusur. Kami Menuntut Keadilan'.
 
Warga menolak karena ganti rugi pengosongan rumah hanya Rp 2-4 juta per rumah. Nilai itu jauh dari biaya perawatan dan rehab rumah yang mencapai Rp 80 juta.
 
"Lagian, ini tanah milik Pelindo II bukan tanah milik TNI. Kami sudah membangun mahal-mahal kok hanya diganti segitu saja," kata Michael, salah satu koordinator warga di lokasi, RT 3/2, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (15/10/2008).
 
Menghadapi deadline pengosongan rumah, warga mengaku siap menghadapi apapun yang akan dilakukan TNI. Selain dengan jalur hukum, warga siap beradu fisik bila itu diperlukan.
 
"Kami akan tetap bertahan apapun caranya," imbuh Michael yang merupakan anak purnawirawan TNI yang menghuni kompleks tersebut. (nal/iy)


Berita Terkait