"Bisa saja dari luar Jawa. Atau bisa saja keluarganya tidak mengetahui korban ditato," ujar Kanit I Satuan Jatanras Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Jarius Saragih kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Selasa (14/10/2008).
Sementara itu, call center yang dibuka minggu lalu tetap menerima laporan dari masyarakat. Polisi tetap mengharapkan masyarakat berpartisipasi membantu polisi dengan melaporkan anggota keluarganya yang hilang dengan ciri yang sama dengan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































