Pantauan detikcom, puluhan warga Desa Parangluara, Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, terlibat dalam negosiasi itu. Sementara dari Polres Takalar diwakili Kepala Operasional Kompol M Iqbal.
Negosisasi dilakukan di perkebunan tebu Blok C, Paranglaura, Jumat (10/10/2008). Di tempat itu pulalah penembakan terjadi pagi tadi. Usai negosiasi, polisi mengelar olah TKP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu warga, Adi, warga menerima tawaran polisi karena lawan mereka sebenarnya pihak PTPN XIV.
Sementara itu, Kapolres Takalar, AKBP Chevy, menyayangkan sikap bupati Takalar yang tidak turun ke lapangan untuk menengahi warga. "Sepertinya pihak bupati lepas tangan dan tidak menengahi pihak-pihak yang terlibat, yakni warga dan PTPN XIV," kata dia.
Chevy juga mengaku siap bertanggungjawab jika Propam menemukan bukti-bukti anggotanya terlibat penembakan itu. (irw/irw)











































