Si Siluman KRI Iskandar Muda, Wibawa Baru

Laporan dari North Sea

Si Siluman KRI Iskandar Muda, Wibawa Baru

- detikNews
Rabu, 01 Jan 2003 18:59 WIB
Si Siluman KRI Iskandar Muda, Wibawa Baru
North Sea - Tak kasat mata dari jarak pandang, tak terjejak radar. Dalam masa damai dia bisa menyergap kapal illegal fishing dan illegal logging dari dekat atau jauh.

Disain body sedemikian rupa yang mampu menyerap gelombang radar dan membiaskan sebagian pantulan membuat KRI ini sulit dijejak oleh radar lawan. Ini diakui telah menaikkan wibawa pertahanan Indonesia diΒ  kawasan, meskipun jumlahnya masih jauh dari kebutuhan ideal.

Dalam masa damai, kehadiran kapal korvet KRI Iskandar Muda dan 3 saudaranya dari kelas Sigma untuk patroli laut ini bakal menyulitkan kapal-kapal asing sipil penjarah kekayaan laut Indonesia, baik itu illegal fishing maupun illegal logging. Karena tak bisa dijejak radar, KRI bisa tiba-tiba muncul sudah sangat dekat dan siap melumpuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini ancaman sekaligus peringatan keras bagi pelaku illegal fishing dan illegal logging untuk tidak coba-coba lagi melakukan kejahatan dan pencederaan kedaulatan di perairan Indonesia.

Seiring dengan reformasi TNI, TNI AL laut makin profesional dan sadar bahwa kekayaan yang dicuri dari lautan Indonesia itu nilainya triliuan rupiah per tahun, yang sesungguhnya dapat dipakai untuk belanja memperkuat armada dan alusista.

Menjawab detikcom tentang lemahnya penegakan hukum seperti kasus penangkapan kapal asing pelaku illegal fishing oleh TNI AL, namun dilepaskan oleh 'penegak hukum di darat' dengan 'denda' sangat murah, para awak KRI Iskandar Muda rata-rata sepakat bahwa seyogyanya jerih payah dan kerja keras TNI AL di laut diimbangi dengan penegakan hukum yang benar.

Seorang perwira muda mengatakan, jika hukum tetap lembek yang menyebabkan kedaulatan RI dilecehkan, maka ada pilihan keras untuk menindak para penjarah kekayaan Indonesia itu. "Kita tenggelamkan kapalnya, tapi kita amankan awaknya! Tentu setelah prosedur yang kita tempuh tidak dihiraukkan oleh mereka," ujarnya.
(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads