"Ryan marah karena ibu nggak bisa kasih surat sama oleh-oleh buat Novel dari Ryan," ujar Kasiyatun pada detikcom, Rabu (8/10/2008).
Menyadari sempitnya waktu yang dimiliki sang ibu untuk mengantarkan titipan untuk Novel yang kini berada di LP Paledang, Ryan pun urung melakukan hal tersebut. Namun tidak hanya itu kekesalan Ryan terhadap Kasiyatun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasiyatun juga bercerita bahwa rumahnya di Jombang disemuti oleh penduduk pasca Lebaran. Kasiyatun sendiri hingga kini tidak berani memasuki rumahnya.Β Β Β
"Ada dari Jakarta, Surabaya, pokoknya banyak. Ibu ndak tahu barang-barang masih ada apa nggak," katanya.
Pasca pembongkaran kediamannya di Jombang, Kasiyatun dan keluarga tidak pernah menempati rumah tersebut. Kasiyatun juga tidak berniat untuk menjual rumah yang digunakan Ryan untuk menjagal sejumlah korbannya tersebut. (mei/nrl)











































