"Sampai malam ini kami masih menyelidiki dan memeriksa bukti dan saksi-saksi. Persoalannya tindak pidana terjadi di luar kampus," Ujar Kapolres Makassar Timur AKBP Kamaruddin, di kampus UNM, Makassar, Selasa malam (23/9/2008).
Kamarudin menjelaskan polisi sudah melacak mahasiswa Fakultas Seni dan Desain bernama Jumadi yang kabarnya dibacok oleh mahasiswa FT. Polisi bahkan mengecek ke RS Haji Makssar yang disebut pernah merawat korban. namun ternyata tidak ada.
"Kami belum menentukan pasal apa yang cocok buat mereka," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami diserang usai berbuka puasa bersama. Semua fakultas ada kecuali fakultas seni dan desain. Pengamanan sepenuhnya kami serahkan ke polisi,"
Suasana kampus masih mencekam saat ini. Beberapa mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) tampak berjaga-jaga di sekitar fakultas mereka. Polisi pun masih bersiaga.
Peristiwa itu berawal dari kedatangan puluhan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain ke gedung Fakultas Teknik (FT) sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa (23/9/2008). Tanpa basa-basi, para mahasiswa ini mengamuk membabi-buta. Mereka melempari gedung FT dengan berbagai benda keras.
Mahasiswa Fakultas Seni pun membalas, sehingga tawuran tidak terhindarkan. Awal tawuran ini diduga karena pihak mahasiswa seni mendengar ada rekan mereka bernama Jumadi yang kabarnya dibacok oleh mahasiswa FT. Walau belum jelas, dengan alasan solidaritas mereka pun menyerang FT.
(rdf/rdf)











































