Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, usai buka puasa bersama di Rumah Sakit Bunda Aliyah, Jl Pahlawan Revolusi No 100, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (13/9/2008).
Hidayat menganggap penunjukkan BHD sebagai calon kapolri merupakan hak prerogatif presiden. Presiden, kata dia, tentu sudah memiliki pertimbangan yang matang mengenai hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sebelumnya, sehingga bisa melanjutkan program-program positif yang sudah ada," kata hidayat yang didampingi sang istri.
Hidayat berpendapat, sosok Kapolri yang akan datang harus lebih menekankan kepada kesuksesan untuk memberantas narkoba serta serta peka terhadap perkembangan teknologi informasi.
Lebih dari pada itu, terkait dengan Pemilu 2009, Hidayat menambahkan, Kapolri yang baru harus betul-betul berlaku netral dan profesional.
"Jangan sampai seperti kejadian pada pemilu presiden yang lalu, polri diindikasikan tidak netral dan itu menghadirkan sesuatu yang tidak positif bagi polri," imbuh Hidayat yang tampil rapi dengan balutan baju koko berwarna biru itu.
(irw/irw)










































