Partai Keadilan Sejahtera misalnya, partai yang dipimpin oleh Tifatul Sembiring tersebut, mulai mempertimbangkan nama Sutanto.
"Kami berkomunikasi dengan semua capres/cawapres seperti Sutiyoso, Sultan HB X, Sutanto dan semua pihak," ujar Sekjen PKS Anis Matta usai buka puasa bersama di Restoran Abu Nawas, Jalan Martraman Raya, Jakarta, Sabtu (13/9/2008).
Kedekatan PKS dengan para petinggi polisi bukan hal yang baru. Pada pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, PKS mengusung mantan Wakapolri Adang Darajatun sebagai cagub DKI Jakarta berpasangan dengan Dani Anwar. Apakah hal ini akan terulang di Pilprs 2009?
"Kita akan buka dengan siapa pun baik TNI, sipil atau pun Polri," kata Anis.
Anis memuji Sutanto yang dalam masa kepemimpinannya Polri telah melakukan berbagai hal yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Dia prestasinya cukup bagus. Pak Sutanto telah melakukan banyak hal. Seperti memberantas judi, dan banyak lagi yang lain," ujar pria paruh baya ini.
Namun demikian, lanjut Anis PKS akan mengusung capres dari internal partai jika PKS bisa memperileh suara 20 persen pada pemilu legislatif nanti. " Itu adalah angka psikologis untuk bisa mencalonkan sendiri. Tapi kita juga akomodir figur dari luar," jelasnya.
"Kenapa harus nunggu 20 persen untuk mencalonkan sendiri? " Dengan angka itu kita cukup berwibawa untuk mencalonkan sendiri. Dan itu adalah angka Masyumi saat memperoleh suara pada Pemilu 1955. Angka tersebut adalah rekor partai Islam tertinggi sepanjang pemilu di Indonesia," pungkasnya. (anw/ndr)











































