"Padahal trombosit itu sangat diperlukan bagi penyembuhan pasien DBD. Kalau tidak ada trombosit bisa kritis,'' kata Petugas Teknis Transfusi PMI Cabang Samarinda Basyuni saat ditemui detikcom di kantor PMI Cabang Samarinda Jl Palang Merah,Jumat (12/9).
Menurut Basyuni, PMI tidak dapat berbuat banyak untuk menyetok trombosit menyusul ketersediaan stok darah juga terancam kritis. Hingga pukul 14.00 Wita, lanjutnya, stok darah golonganย A tersisa 84 kantong, golongan B sebanyak 144 kantong, golongan O 15 kantong serta golongan darah AB tersisa 19 kantong. Dikatakan terbatas, karena minim stok darah untuk diubah menjadi trombosit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Basyuni,masalah tersebut hampir terjadi setiap tahun di bulan ramadan.Stok darah di PMI diperkirakan hanya mampu bertahan paling lama hingga 5 hari mendatang, dengan catatan tidak ada warga
yang dengan sukarela mendonorkan darahnya.
''Kalau lebih dari 5 hari,kita tidak tahu lagi dapat darah darimana. Padahal upaya sosialisasi sudah dilakukan mengenai pentingnya donor darah,'' pungkas Basyuni. (djo/djo)











































