Khofifah Raih Penghargaan Pemberantasan Buta Huruf

Khofifah Raih Penghargaan Pemberantasan Buta Huruf

- detikNews
Senin, 08 Sep 2008 18:50 WIB
Khofifah Raih Penghargaan Pemberantasan Buta Huruf
Denpasar - Calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pparawangsa meraih penghargaan dari Mendiknas. Dia dinilai berhasil menyukseskan program pemberantasan buta aksara di Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Mendiknas Bambang Sudibyo pada Peringatan Hari Aksara Internasional ke-43 di Art center, jalan Nusa Indah, Denpasar, Senin (8/9/2008).

Khofifah telah terlibat dalam pemberantasan buta aksara sejak tahun 2000, saat dirinya menjadi Ketua Muslimat, organisasi perempuan NU. Ia pun membangun kerjasama dengan MDGs (Millenium Development Goals). Saat itu, Khofifah berjuang membangkitkan kesetaraan gender dan pemberantasan buta aksara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjuangan Kofifah membantu masyarakat mengurangi jumlah penduduk buta aksara semakin intensif sejak bekerjasama dengan Departemen pendidikan Nasional pada tahun 2004. Sejak itulah program pemberantasan yang diperjuangkan Khofifah berjalan sistematik. sejak itulah, mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan ini bersama organisasi perempuan NU Muslimat mulai menggunakan modul pembelajaran.

"Program kita menjadi lebih sistematik," ujarnya.

Berbagai strategi juga diterapkan untuk memacu semangat para perempuan di Jatim agar terbebas dari buta aksara. Di antaranya, membuka taman bacaan masyarakat, melatih siswa menjadi pembawa acara, kelompok usaha bersama.

Khofifah berjuang memberantas buta aksara pada kaum perempuan, karena meyakini bahwa buta aksara adalah awal seorang perempuan menjadi korban kekerasan seperti KDRT.

"Dengan bebas dari buta aksara, perempuan menjadi lebih bermartabat, bisa tersenyum karena sudah merasa mandiri dan setara dengan orang lain," katanya.

Pada kesempatan ini, pemerintah juga  memberikan penghargaan kepada gubernur, walikota, dan bupati, tokoh masyarakat, tutor, wartawan se-Indonesia yang berprestasi menyukseskan program pemberantasan buta aksara di daerahnya masing-masing.

(gds/djo)


Berita Terkait