"Saya meminta agar menunggu hasil KPU. Karena kita melihat sudah ada penggiringan opini. Padahal hasil quick count hanya sampel dan belum menunjukkan hasil pemilu yang sebenarnya," kata Helmi.
Hal ini disampaikan Helmi dalam jumpa pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat (5/9/2008). Helmi didampingi Ketua Badan Kehumasan DPP PKS A Mabruri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayangnya Helmi menolak menyebut orang di balik penggiringan opini itu. "Kita tidak perlu menyebut nama. Ibaratnya, kita ada di dalam mobil berdua. Kalau salah penumpang melakukan sesuatu pasti kan kalau tidak kau ya saya yang melakukan," kata adik presenter Tantowi Yahya ini.
Helmi juga menunjukkan hasil rekapitulasi sementara hasil perhitungan suara di kabupaten/kota Pilkada Sumsel di 90 persen TPS. Hasilnya, Syahrial Oesman dan Helmi Yahya (SOHE) unggul dengan 50,48 persen suara. Sedangkan Alex Noerdin-Eddy Yusuf (Aldy) mendapat 49,52 persen.
Bagaimana jika nanti kalah? "Kita kan sudah menandatangani deklarasi siap menang dan siap kalah sehingga kalau kalah ya kita terima. Tetapi kan pertarungan ini belum selesai," sahut pria berkacamata ini.
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukan pasangan Aldy unggul dengan perolehan suara 52,12 persen. Sedangkan SOHE 47,88 persen. Lembaga survei lainnya yaitu Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menghitung pasangan Aldy memperoleh 51,22 persen dan SOHE 48,78 persen. (aan/nrl)











































