Hampir separuh dari kasus kanker tersebut adalah kanker paru-paru dan tenggorokan. Fakta itu memang tidak lagi mengagetkan. Namun kanker mulut, perut, esophagus, pankreas, ginjal, kandung kemih, serviks serta leukemia akut myelogenous disebabkan pula oleh rokok. Demikian temuan CDC.
"Data dalam laporan ini memberikan bukti tambahan yang kuat atas bahaya serius mengenai rokok," kata Sherri Stewart dari Divisi Pencegahan dan Pengendalian Kanker CDC yang memimpin studi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pepnyakit kanker akibat rokok paling banyak ditemukan di kalangan kulit hitam, non-Hispanik kulit putih dan kaum pria. Ini menggambarkan kelompok tersebut paling banyak menghisap rokok.
"Pemakaian rokok adalah penyebab terbesar penyakit yang bisa dicegah dan kematian dini di AS serta penyebab kanker yang paling kuat," kata Dr. Matthew McKenna dari CDC seperti dilansir Reuters, Jumat (5/9/2008).
Menurut CDC, pemakaian rokok membunuh 438.000 orang lebih cepat setiap tahunnya. Termasuk 38.000 orang yang menjadi perokok pasif atau yang menghirup asap rokok dari perokok.
(ita/iy)











































