Warga Jakarta Tagih Busway Koridor VIII, IX dan X

Warga Jakarta Tagih Busway Koridor VIII, IX dan X

- detikNews
Jumat, 05 Sep 2008 13:37 WIB
Warga Jakarta Tagih Busway Koridor VIII, IX dan X
Jakarta - September telah datang. Busway koridor busway koridor VIII (Lebak Bulus - Harmoni), IX (Pluit - Pinang Ranti), dan X (Cililitan - Tanjung Priok) yang dijanjikan, tak juga beroperasi. Warga Jakarta pun menagih janji Pemprov DKI segera mengoperasikan koridor yang membelah Jakarta dari ujung ke ujung itu.

Seperti terlihat di koridor Pinang Ranti - Pluit sepanjang 56 km, belum ada tanda-tanda akan beroperasinya alat transportasi kebanggaan Sutiyoso tersebut. Warga Pancoran, Amelia, 26, sangat menantikan bus alternatif tersebut.

"Saya kerja di Pluit, jadi kalau sudah beroperasi kan tinggal sekali jalan. Kalau sekarang dua kali naik bus. Dari sini turun di Grogol. Baru nyambung ke Pluit," ujarnya kepada detikcom di halte bus Pancoran, Jalan MT Haryono, Jumat (5/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada juga diceritakan oleh Agus Pambudi (35), seorang karyawan swasta di daerah Kebon Jeruk. Dia yang tinggal di Gandaria Selatan, Kebayoran Baru, berharap koridor Lebak Bulus-Pesing segera beroperasi. Selain mempercepat waktu juga harga tiket juga murah. "Nantinya, kalau bisa jangan dinaikkan harga tiketnya," pintanya di Jalan Iskandar Muda, Jakarta Selatan.

Meski berharap cepat beroperasi, warga Jakarta pun minta supaya pelayanan tetap diutamakan. Seperti ketersediaan bus yang memadai antara jumlah penumpang dengan jumlah bus.

"Jangan seperti yang terjadi di Kampung Rambutan-Kampung Melayu. Harus nunggu lebih dari setengah jam. Sekali dapat bus, kita harus berdesakan," kisah Sastro (32), warga Kramat Pela, Kebayoran Lama, di tempat yang sama.

Pantauan detikcom di terminal Lebak Bulus, terminal bus TransJ nyaris rampung. Hanya tinggal pembenahan di sana-sini seperti papan nama, rolling door halte dan pembenahan ruang tunggu. Begitu juga halte bus TransJ sepanjang jalan Panjang, Jakarta Barat.

"Katanya Agustus sudah operasi, terus mundur lagi. September juga belum jalan. Jadi kapan dong?" tanya balik Rodiyah (49), warga Radio Dalam.

(asp/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads