detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 18:27 WIB

Rencana JK Usai Tak Jadi Wapres: Urus DMI, Agama hingga Pendidikan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rencana JK Usai Tak Jadi Wapres: Urus DMI, Agama hingga Pendidikan Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan akan berfokus pada pekerjaan sosial setelah tidak lagi menjabat. JK mengaku akan aktif dalam Dewan Masjid Indonesia (DMI), mengurus agama, dan terlibat dalam dunia pendidikan.

"Kalau saya istirahat 100 hari lagi, kembali pada pekerjaan semula, ialah urus sosial, DMI, urus agama, urus Dewan Masjid. Urus pendidikan, urusan sosial lainnya, dan tentu memberikan sumbangan pikiran," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).


JK menceritakan perjalanan kariernya di pemerintahan yang mencapai 20 tahun. Dia bercerita awalnya menjabat menteri terlebih dahulu sebelum menjadi wakil presiden.

"Saya di pemerintahan hampir 20 tahun. Karier saya itu bertahap, sama dengan tentara. Mulai perwira menengah dulu, baru perwira tinggi. Saya menteri, habis menteri jadi menko, dari menko jadi wapres," ujar JK.


JK menyebut hanya satu posisi, yakni presiden, yang tidak pernah dicapai. Dia mengatakan kariernya hanya berhenti pada tingkat wakil presiden.

"Cuma yang nomor satu tidak bisa dicapai. Kalah saya waktu 2009 itu, tapi artinya pengabdian itu kan tergantung situasinya," sebut JK.

Dalam pemerintahan, JK pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan (1999-2000) dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (2001-2004). JK juga menjabat dua kali sebagai wakil presiden (2004-2009 dan 2014-2019).

Simak Video "Blak blakan Jusuf Kalla: Optimisme untuk Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]

(fdu/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed