DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 17:10 WIB

Bawa Ganja ke Bali, Fotografer WN Belarus Duduk di Kursi Pesakitan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Bawa Ganja ke Bali, Fotografer WN Belarus Duduk di Kursi Pesakitan Foto: WN Belarus (dita/detikcom)
Denpasar - Warga Negara (WN) Republik Belarus Hanna Liakhava (25) didakwa mengimpor ganja ke Indonesia. Fotografer itu ketahuan membawa 0,10 gram ganja yang disimpan di dalam kopernya saat tiba di Bandara i Gusti Ngurah Rai.

Liakhava ditangkap Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 02.00 Wita di Terminal Kedatangan Internasional, Bandara Ngurah Rai, Bali. Liakhava dicurigai sejak berada di Pos Pemeriksaan Bea Cukai untuk mengisi Formulir Customs Declaration kepada petugas.

"Selanjutnya masing-masing penumpang melakukan pemeriksaan X-Ray terhadap barang bawaan. Saat itu petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai melihat seorang penumpang perempuan membawa koper yang gerak-geriknya sangat mencurigakan dan seperti orang gelisah,kemudian diketahui bernama Hanna Liakhava. Selanjutnya petugas Bea Cukai melakukan prosedur pemeriksaan atas barang-barang yang dibawanya," kata Jaksa Penuntut Umum I Gde Raka Arimbawa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Senin (21/1/2019).

Koper dan barang-barang Liakhava diarahkan masuk ke ruang pemeriksaan. Saat dibuka ditemukan satu plastik klip berisi potongan daun berwarna hijau kecoklatan diduga sediaan narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam dua tabung kecil.

"Setelah ditimbang diketahui beratnya 0,10 gram netto. Setelah dilakukan pemeriksaan secara laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti disimpulkan bahwa potongan daun warna hijau kecoklatan seperti tersebut di atas adalah benar mengandung sediaan ganja dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 8 Lampiran I UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika," urai Gde.

Tak hanya itu, tes urine dan darah Liakhava juga positif mengandung Delta Tetrahydrocanabinol (THC) yang merupakan hasil metabolit dari ganja. Liakhava mengaku ganja itu dia dapatkan saat berlibur ke Spanyol September 2018 lalu.

"Terdakwa kala itu membeli sekitar 3 gram seharga 30 Euro setara Rp 500 ribu dan untuk terdakwa konsumsi sendiri," terang Gde.

Selanjutnya dari Spanyol, terdakwa kemudian melanjutkan perjalanannya ke Shanghai China untuk menemui rekannya. Dari Shanghai terdakwa kemudian lanjut berlibur ke Bali.

"Terdakwa berangkat dari Shanghai, China seorang diri menuju ke Bali dalam rangka liburan dan fotografi. Bahwa terdakwa tidak memiliki izin apapun dari pihak berwenang untuk menggunakan narkotika jenis ganja bagi dirinya sendiri," cetus Gde.

Atas perbuatannya itu, Liakhava didakwa mengimpor atau menyalurkan narkotika Golongan I Jenis Ganja ke dalam daerah pabeanan Indonesia yaitu pasal 113 ayat (1) jo pasal 111 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed